aku telah lama disini
menunggu mimpimu berdikari
dan rasa sedihmu tersertai
dengan senang ku pergi, ungkap angin
Tinggalkan sejak yang berubah jadi ketika
biarkan sisa hati terpatah tak terpatri
antak berantak... lagi
akh, aku disini
wahai mimpi
tetap menunggu dia menyertai
langkah sepi
tak berpenghuni
hingga tanganku mampu menciummu
dan keningmu terkecup mesra oleh kataku
mimpi... tunggu!!!
kan ku ambil kau
dariya, yang telah menculikmu



Tidak ada komentar:
Posting Komentar